For Son and Daughter

Beberapa waktu lalu pas lagi beres2, ada beberapa keping CD yang isinya folder2 pribadi yang disimpen di komputer kantor waktu kerja dulu. Folder2 pribadi itu aku copy ke beberapa CD sebelum resign. Nah kemarin itu pengen copy beberapa foto yang ada di folder itu dan aku nemu 1 file yang dikirim sama temenku tahun 2004.

Yang ngirim file ini adalah temen maya alias kenal di internet. Cowok, orang India yang tinggal di Singapore, sampe berasa deket banget kayak kakak adik saking hampir tiap hari chatting di YM dan pernah beberapa kali kita telpon2an. Kenal dia pas masa nganggur setelah wisuda. Jadi di depan komputer terus karena sibuk nglamar sana sini sampe akhirnya kenal deh sama si India ini. Dari obrolan kita aku jadi tau dia orangnya pinter banget, semua pertanyaan ku bisa dia jawab kayak kamus aja and very humble. Selama belum dapet kerja hampir tiap hari kita chatting kadang sampe subuh :)
Meski cuma lewat dunia maya, sms, dan telpon2an, kita ngerasa deket banget udah tau satu sama lain. Pas aku dah kerja frekuensi chatting jadi berkurang tapi email2an jalan terus. Sampe akhirnya sebelum aku nikah dia tanya masih boleh gak temenan kalo aku udah nikah. Ya boleh lah, masa nggak boleh. Lagian dari awal kenal sama dia juga suamiku udah tau kok. Tapi pada akhirnya (mungkin karena kesibukannya atau dia merasa nggak enak) jadi lama2 kita nggak pernah saling contact. Pas hari pernikahanku dia telpon tapi yang terima sahabatku karena emang saat itu gak memungkinkan untuk terima telpon. Setelah itu kita cuma email2an dan akhirnya dia menghilang.

Ada rasa ingin tau dimana ya dia sekarang... Tapi ya sudahlah mungkin sekarang dia kerjanya udah ditempatkan entah dimana. Soalnya terakhir yang aku tau dia dipindah tugas ke negara mana gitu. Tapi email2 dari dia masih kusimpen sampe sekarang karena artikel2 dan email2nya bagus2 banget. Kemarin nemu salah satu file dari dia (mungkin ada yang udah pernah baca ya). Waktu belum punya anak sih biasa aja baca tulisan ini. Tapi sekarang pas udah punya anak jadi tersentuh juga bacanya.
Pengen kusimpen supaya suatu saat Kyara baca juga supaya tambah sayang sama mama dan ayahnya :)
Dear son and daughter...

The day that you see me old and i am already not, have patience and try to understand me...

If i get dirty when eating... If i can not dress... Have patience. Remember the hours I spent it teaching it to you...

If, when I speak to you, I repeat the same things thousand and one times... do not interrupt me... listen to me. When you were small, I had to read to you thousand and one times the same story until you get to sleep.

When
I do not want to have a shower, neither shame me nor scold me... Remember when I had to chase you with thousand excuses I invented, in order that you wanted to bath...

When
you see my ignorance on new technologies... give me the necessary time and not look at me with your mocking smile...

I
thought you how to do so many things... to eat good, to dress well, to confront life...

When at some moment I lose the memory or the thread of our conversation... Let me have the necessary time to remember... And if I can not do it, do not become nervous... As the most important thing is not my conversation but surely to be with you and to have you listening to me...

If
ever I do not want to eat, do not force me. I know well when I need to and when not.

When my tired legs do not allow me walk... give me your hand... The same way I did when you gave your first steps.

And
when someday I say to you that I do not want to live any more... that I want to die... do not get angry... someday you will understand...

Try
to understand that my aged is not lived but survived.

Someday
you will discover that, despite my mistakes, I always wanted the best thing for you and that I tried to prepare the way for you...

You
must not feel sad, angry or impotent for seeing me near to you. You must be next to me, try to understand me and to help me as I did it when you started living.

Help
me to walk... help me to end my way with love an patience. I will pay you by a smile and by the immense love I have had always for you.

I love you Son/Daughter

Your father n mother


Kyara, harus lancar bahasa Inggris dulu ya nak biar ngerti artinya apa :)

7 Comments:

  1. sedih bangedh ...
    very touching ...
    nangis aku pagi2 gini ...

    *)bu, boleh di copas ga buat simpenan raya dan kalya gede nanti?

    ReplyDelete
  2. wahhh sedihnya....

    aku juga dulu pernah punya temen chatting co yg deket banget, suka saling curhat masalah pacar, kerjaan...pokoknya orangnya asyik dech diajak ngobrol, tapi pas aku nikah menghilang juga tuchh....

    Kalo mbak motik blm pernah ketemu orangnya langsung ya? kalo aku sempet kopi darat sekali, padahal dia tinggalnya di jogja lochhh...hhuhu dimana ya dia sekarang?

    ReplyDelete
  3. Bagus amat tulisannya mbak.. Dari caranya, udah bisa keliatan, orangnya pinter ya.

    Hmmm sedih juga kalo inget temen-temen yang dulu pernah deket banget, kini dah gak tau pada kemana.

    ReplyDelete
  4. bener2 menyentuh deh mbak... sy copas y mbak, siapa tau bs dikasih ke anak2 nanti... :)

    ReplyDelete
  5. Huhuhu menyentuh sekali. Thanks sharing tulisannya ya mbak :-)

    ReplyDelete
  6. so touching, suddenly jadi inget mamaku yang dipekanbaru:( moga2 anak kita jadi anak soleh soleha yang akan sayang orangtuanya disaat tua ya tik amiin..

    ReplyDelete
  7. Iya moms.. Menyentuh ya..
    Smoga anak2 kita nanti sayang sama orang tuanya. Aku sih begitu baca ini langsung kepikiran sama orangtuaku. Bole2 kok kalo mau copas, silahkan aja :)

    ReplyDelete

Powered by Blogger.